Results 1 to 9 of 9

Thread: Siapakah Penghuni Bumi Sebelum Manusia

  1. #1
    Senior Member
    tembakartun's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Location
    JorDan
    Posts
    1,041
    Post Thanks / Like
    Blog Entries
    5

    Siapakah Penghuni Bumi Sebelum Manusia

    Siapakah Penghuni Bumi Sebelum Manusia?




    Nabi Adam A.S. adalah Manusia pertama yang hidup dimuka bumi. Menurut ahli arkeologi pula, terdapat mahkluk lain yang hidup di permukaan bumi sebelum manusia. Adakah makhluk lain yang hidup di muka bumi sebelum Nabi Adam A.S. @ manusia? Nak tahu makhluk apa? Sebelum tu, mari kita lihat dulu kisah penciptaan Nabi Adam A.S.

    Wujud Adam Menurut Islam

    Adam (Ibrani: אָדָם; Arab:آدم, bererti tanah, manusia, atau cokelat muda) (sekitar 5872-4942SM) adalah dipercaya oleh agama-agama Samawi sebagai manusia pertama, bersama dengan isterinya yang bernama Hawa. Menurut Agama Samawi pula, merekalah orang tua dari semua manusia yang ada di dunia. Perincian kisah mengenai Adam dan Hawa berbeza-beza antara agama Islam, Yahudi, Kristian, maupun agama lain yang berkembang dari ketiga agama Abrahamik ini.

    Adam hidup selama 930 tahun setelah penciptaan (sekitar 3760-2830 SM), sedangkan Hawa dijadikan ketika Adam berusia 130 tahun. Al-Quran memuat kisah Adam dalam beberapa surat, di antaranya Al-Baqarah ayat 30-38 dan Al-A’raaf ayat 11-25. Ia mendapat gelar dari Allah dengan gelar Safi Allah.

    Menurut ajaran Islam, Adam adalah manusia sempurna, berjalan tegak dengan kedua kakinya, berpakaian yang menutup aurat, berbahasa fasih dengan jutaan kosa kata. Dia adalah seorang nabi yang menerima wahyu dari Allah serta syariat khusus untuk manusia saat itu.

    Susuk Adam digambarkan sangat beradab sekali, memiliki ilmu yang tinggi dan ia bukan makhluk purba. Ia adalah makhluk penghuni surga yang penuh peradaban maju. Turun ke muka bumi boleh dikatakan sebagai alien dari sebuah peradaban yang jauh lebih maju dan jauh lebih cerdas. Kerana itulah disebut sebagai `khalifah` di muka bumi dan ia dikatakan jenis makhluk terbaru di muka bumi yang sebelumnya belum pernah ada.

    Dalam gambarannya ia adalah makhluk yang teramat cerdas, sangat dimuliakan oleh Allah, memiliki kelebihan yang sempurna dibandingkan makhluk yang lain dan diciptakan dalam bentuk yang terbaik. Sesuai dengan Surah Al Israa' ayat 70, yang berbunyi:

    “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”
    (Al Israa' : 70)

    Dalam surah At-Tiin ayat 4 yang berbunyi:

    “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”
    (At Tiin : 4)

    Dahulu ketika baru selesai diciptakan, seluruh malaikat bersujud kepadanya atas perintah Allah, lantaran kecerdasannya itu. Kecerdasannya menjadikannya makhluk yang punya darjat amat tinggi di tengah makhluk yang pernah ada. Sama sekali berbeda jauh dari gambaran manusia purba Charles Darwin, yang digambarkan berjalan dengan empat kaki dan menjadi makhluk purba berpakaian seadanya.


    Penciptaan Adam

    Setelah Allah SWT. menciptakan bumi, langit, dan malaikat, Allah berkehendak untuk menciptakan makhluk lain yang nantinya akan dipercaya menghuni, mengisi, serta memelihara bumi tempat tinggalnya. Saat Allah memberitahu para malaikat akan kehendak-Nya untuk menciptakan manusia, mereka khuatir makhluk tersebut nantinya akan membangkang terhadap ketentuan-Nya dan melakukan kerusakan di muka bumi. Berkatalah para malaikat kepada Allah:
    “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerosakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?"
    (Al-Baqarah : 30)

    Allah kemudian berfirman untuk menghilangkan keraguan para malaikat-Nya:

    “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
    (Al-Baqarah : 30)

    Lalu diciptakanlah Adam oleh Allah dari segumpal tanah liat yang kering dan lumpur hitam yang dibentuk sedemikian rupa. Setelah disempurnakan bentuknya, maka ditiupkanlah roh ke dalamnya sehingga ia dapat bergerak dan menjadi manusia yang sempurna. Awalnya Nabi Adam a.s. ditempatkan di syurga, tetapi terkena tipu daya iblis kemudian diturunkan ke bumi bersama istrinya kerana mengingkari ketentuan Allah.

    Adam diturunkan dibumi bukan karena mengingkari ketentuan, melainkan dari sejak akan diciptakan, Allah sudah menunjuk Adam sebagai khalifah di muka bumi. jadi meskipun tidak melanggar ketentuan (Allah) adam akan tetap diturunkan kebumi sebagai khalifah pertama.

    Adam merupakan nabi dan juga manusia pertama yang bergelar khalifah Allah yang dimuliakan dan ditinggikan derajatnya. Ia diutus untuk memperingatkan anak cucunya agar menyembah Allah. Di antara sekian banyak anak cucunya, ada yang taat dan ada pula yang membangkang.


    Persoalan Makhluk Sebelum Adam

    Menurut syariat Islam, manusia tidak diciptakan dibumi, tapi manusia dijadikan khalifah (pengganti/penerus) di bumi, sebagai makhluk pengganti yang tentunya ada makhluk lain yang di ganti, dengan kata lain adalah Adam 'bukanlah Makhluk Pertama' dibumi, tetapi ia adalah 'Manusia Pertama' dalam ajaran Agama Samawi, dan Allah tidak mengatakan untuk mengganti manusia sebelumnya, tapi pengganti makhluk yang telah membuat kerusakan dan menumpahkan darah dibumi.

    Sebelum kehadiran manusia telah banyak umat yang terdiri malaikat, jin, haiwan, tumbuhan dan sebagainya, kerana dalam Al-Qur'an ciptaan Allah disebut juga dengan kata umat. Sesuai dengan salah satu surah Al An'aam 32, yang berbunyi:

    “Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.”
    (Al An'aam : 32)

    Menurut Arkeologi

    Dari ayat Al-Baqarah 30, banyak mengundang pertanyaan, siapakah makhluk yang berbuat kerosakan yang dimaksud oleh malaikat pada ayat di atas. Dalam kajian Arkeologi, berdasarkan fosil yang ditemukan, memang ada makhluk lain sebelum manusia. Mereka nyaris seperti manusia, tetapi memilki karakteristik yang sangat primitif dan tidak berbudaya.

    Volume otak mereka lebih kecil dari manusia, oleh kerana itu, kemampuan mereka berbicara sangat terbatas karena tidak banyak suara vowel yang mampu mereka bunyikan. Kelompok makhluk ini kemudian dinamakan oleh para arkeolog sebagai Neanderthal.

    Sebagai contoh Pithecanthropus Erectus memiliki volume otak sekitar 900 cc, sementara Homo sapiens memiliki volume otak diatas 1000 cc (otak kera maksimal sebesar 600 cc). Maka dari itu bisa diambil kesimpulan bahwa semenjak 20,000 tahun yang lalu, telah ada susuk makhluk yang memiliki kemampuan akal yang mendekati kemampuan berfikir manusia pada zaman sebelum kedatangan Adam.

    Penafsir Al-Qur'an dan Hadis

    Surah Al Hijr ayat 27 menjelaskan tentang makhluk sebelum manusia adalah bangsa Jin:

    Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.”
    (Al Hijr : 27)

    Mengenai penciptaan Adam sebagai khalifah di muka bumi diungkapkan dalam Al-Qur'an:

    “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya.”
    (Al-Baqarah : 30)

    Nama makhluk yang diungkapkan para ahli arkeologi diatas kemudian dikaitkan pada pendapat para ahli mufassirin. Salah satu diantaranya adalah Ibnu Jazir, dalam kitab tafsir Ibnu Katsir mengatakan:

    "Yang dimaksud dengan makhluk sebelum Adam diciptakan adalah Al-Jan yang suka berbuat kerusakan."

    Menurut salah seorang perawi hadis yang bernama Thawus al-Yamani, salah satu penghuni sekaligus penguasa/pemimpin di muka bumi adalah dari golongan jin. Ada juga yang mengatakan bahwa telah ada 3 umat yang utama sebelum Adam. Dua diantaranya dari bangsa jin, sedangkan kaum yang ketiga adalah dari golongan yang berbeza dari jin, kerana mereka ini berdarah dan berdaging. Golongan ketiga ini adalah mereka yang dimaksudkan sebagai “man yufsidu feehaa wa yasfiku al-dimaa’: golongan yang membuat kerusakan dan menumpahkan darah” seperti yang diulas oleh Malaikat di dalam ayat al-Quran 2: 30. Ini pendapat yang dilontarkan oleh Al-Maqdisi.

    Jom tgok Sambungan artikel " Bila Dan Benarkah Dinousaur Wujud? "

    Last edited by tembakartun; 16-08-12 at 07:25 PM.



    -JOM layan Forum Syok.org-

  2. #2
    Senior Member
    fahmi_skeen's Avatar
    Join Date
    Oct 2009
    Location
    Pasir Gudang
    Posts
    3,805
    Post Thanks / Like
    nice share bro..keep it up
    ~makan dipinggan, minum dicawan~


  3. #3
    Member

    Join Date
    Sep 2006
    Posts
    77
    Post Thanks / Like
    seram giler gambar ~makan dipinggan, minum dicawan~....selamber kena tumbuk... mesti sakit tuuu

  4. Likes lolly lilly liked this post
  5. #4
    Senior Member
    metalbesi's Avatar
    Join Date
    Jan 2009
    Posts
    353
    Post Thanks / Like
    nice share

  6. #5
    Junior Member
    Join Date
    May 2010
    Posts
    1
    Post Thanks / Like
    nais...bro

  7. #6
    Senior Member
    faiz_paklengz's Avatar
    Join Date
    Sep 2009
    Location
    armpunk
    Posts
    1,934
    Post Thanks / Like
    terbaik la tuan tanah..nife info..^^




  8. #7
    Senior Member
    tembakartun's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Location
    JorDan
    Posts
    1,041
    Post Thanks / Like
    Blog Entries
    5
    u r welcome semuaa!!..t sy post pasal DInosaur plak..



    -JOM layan Forum Syok.org-

  9. #8
    Junior Member
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    1
    Post Thanks / Like
    saya ingin bertanya, diambil sepotong ayat ini “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?”.

    ape yang saya faham ialah malaikat hendak berkata bahawa adakah Allah akan mencipta Adam dan keturunannya yang akan berbunuhan dan berperang. Jadi soalan saya, mengapa Yang dimaksud dengan makhluk sebelum Adam diciptakan adalah Al-Jan yang suka berbuat kerusakan. so saya confuse dengan ayat ini

  10. Thanks tembakartun thanked for this post
  11. #9
    Senior Member
    tembakartun's Avatar
    Join Date
    Jan 2010
    Location
    JorDan
    Posts
    1,041
    Post Thanks / Like
    Blog Entries
    5

    Server sponsored by SyokHost.Com

    Server sponsored by SyokHost.Com

    Server sponsored by SyokHost.Com

    Server sponsored by SyokHost.Com
    Quote Originally Posted by embek2 View Post
    saya ingin bertanya, diambil sepotong ayat ini “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?”.

    ape yang saya faham ialah malaikat hendak berkata bahawa adakah Allah akan mencipta Adam dan keturunannya yang akan berbunuhan dan berperang. Jadi soalan saya, mengapa Yang dimaksud dengan makhluk sebelum Adam diciptakan adalah Al-Jan yang suka berbuat kerusakan. so saya confuse dengan ayat ini
    Salam embek2,
    - Apa yang dimaksudkan oleh malaikat itu bukanlah Adam,,tetapi MAKHLUK sebelum Adam...
    - Malaikat tahu Allah ingin mnciptakan Khalifah,tetapi Malaikat tidak tahu khalifah itu adalah Adam(manusia)...(itu pasal Malaikat berkata)

    “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerosakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?"

    (Al-Baqarah : 30)

    kemudian Allah Berfirman untuk menghilangkan keraguan Malaikat
    ,
    “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
    (Al-Baqarah : 30)

    Menurut syariat Islam, manusia tidak diciptakan dibumi, tapi manusia dijadikan khalifah (pengganti/penerus) di bumi, sebagai makhluk pengganti yang tentunya ada makhluk lain yang di ganti, dengan kata lain adalah Adam 'bukanlah Makhluk Pertama' dibumi, tetapi ia adalah 'Manusia Pertama' dalam ajaran Agama Samawi, dan Allah tidak mengatakan untuk mengganti manusia sebelumnya, tapi pengganti makhluk (Al Jan) yang telah membuat kerusakan dan menumpahkan darah dibumi.

    soo Al Jan tu bkn sejenis manusia, dan Adam itu manusia

    embek2,adakah saya menjawab soklan anda?
    Last edited by tembakartun; 18-08-12 at 04:32 PM.



    -JOM layan Forum Syok.org-

Members who have read this thread: 0

There are no members to list at the moment.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •